elecodelospasos.net

Cara benar dalam berdemokrasi

Awal Berdiri dan Dampak dari Sejarah Demokrasi yang ada di Dunia

Posted on March 19, 2021  in demokrasi

Demokrasi merupakan suatu sistem yang asasnya diterapkan oleh hampir seluruh negara di dunia pada saat ini. Kebebasannya yang sangat realistis meletakkan rakyat sebagai ujung tombak berdirinya suatu negara membuat demokrasi mudah diterima masyarakat. Sejarah mengenai demokrasi memiliki buntut yang sangat panjang dan membedah sejarah demokrasi dunia. Suatu pemerintahan yang menggunakan prinsip demokrasi akan menjadikan pemerintahannya di laksanakan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Prinsip inilah yang mendasari demokrasi dan menjadikan ciri khas terkenal dari sistem pemerintahan tandingan sosialis komunis ini.

Sehingga, suatu negara yang demokratis memiliki tujuan ke depan yang mengarah kepada kepentingan rakyat sebagai penduduk sekaligus warga negara dari negara itu sendiri. Rakyat merupakan salah satu unsur negara yang harus dipenuhi sebelum negara tersebut dapat diresmikan kedaulatannya dan mendapatkan pengakuan dari negara lain di dunia internasional. Rakyat bagi negara demokratis merupakan tujuan dari negara itu sendiri. Segala sesuatunya harus memprioritaskan kesejahteraan rakyat. Sementara itu, unsur negara yang lain agar suatu wilayah berpenghuni dapat dikatakan sebagai negara yaitu adanya pemerintahan yang berdaulat sekaligus memiliki undang-undang negara sebagai pengatur ketertiban berbangsa dan bernegara. Di negara non demokrasi, pemerintahan biasanya didominasi oleh sebagian warga negara yang memiliki kekuasaan dari garis keturunan. Sehingga dari waktu ke waktu terjadi stagnasi pewarisan pemerintahan. Berikut ini ada beberapa sejarah dari demokrasi yang ada di dunia.

 

Yunani

Sejarah keberadaan demokrasi di dunia diawali dari negara Yunani yang pada waktu itu memiliki banyak filsuf bijak. Yunani menerapkan demokrasi langsung dimana kekuasaan ada di tangan mayoritas. Sampai sekarang, Yunani dianggap sebagai negara pelahir demokrasi di dunia. Setiap warga negara yang ada di Yunani bebas mengungkapkan pendapatnya, namun keputusan akan tetap di tangan golongan mayoritas. Perbedaan mendasar demokrasi yang diterapkan di Yunani sebagai negara pelopor demokrasi terletak pada warga negaranya. Tidak setiap penduduk dianggap sebagai warga negara. Dan status agen tangkasnet terpercaya warga negara resmi ini sangat penting jika kita ingin terlibat dalam proses demokrasi politik. Yunani yang pada waktu itu masih tergolong negara kota yang hanya menganggap orang-orang asli Yunani berkasta tinggi sebagai warga negara.

√ [Materi Lengkap] Sejarah Demokrasi di Dunia dan Indonesia!

Lapisan-lapisan masyarakat yang sangat terasa sekali memang wajar dimaklumi. Di masa lalu, perbudakan menjadi sangat biasa karena belum adanya sejarah HAM yang menjadikan setiap manusia sama di mata hukum masyarakat. Sistem kerajaan yang feodal turut pula melatarbelakangi keputusan penggolongan masyarakat berdasarkan status dan pekerjaan. Cerita mengenai demokrasi Yunani bahkan telah dimulai sejak abad ke-5 SM. Di zaman itu, Yunani yang menjadi negara kota, memusatkan diri di Athena. Karenanya, Bapak Demokrasi Yunani bernama Kleisthenes lebih dikenal sebagai Bapak Demokrasi Athena. Demokrasi di Yunani membebaskan warga negara untuk berbicara serta bersuara di forum terbuka. Setelah menerapkan demokrasi sejak abad ke-5 SM, pemungutan suara perdana baru dilakukan pada abad ke-7 SM. Tepatnya dengan diselenggarakan Apella (nama pemungutan suara) di Sparta, Yunani membuktikan pemilihan secara langsung, umum dan bebas rahasia dapat diadakan dengan lancar. Tentunya sejarah demokrasi parlemen di Yunani berbeda dengan sejarah DPR dan sejarah MPR di Indonesia abad 20.

 

Eropa

Demokrasi di Eropa dimulai sekitar abad ke-6 hingga ke-15. Pada masa inilah kekuasan di Eropa tergantung otoritas gereja dan Paus yang sangat dihormati. Sama seperti negara-negara lain di dunia, Eropa –terutama bagian barat selalu terkekang dengan posisi budak di bawah tuan. Demokrasi tumbuh di Eropa bagian barat karena kebanyakan kaum budak dan rakyat jelata ingin melepaskan diri dari kebiasaan adat. Kekuasaan otoritas gereja yang tidak selalu adil dan mensejahterakan seluruh masyarakat membuat orang-orang kecil merasa tidak dihargai. Mereka bangkit dengan mengubah sistem menjadi demokrasi.

√ [Materi Lengkap] Sejarah Demokrasi di Dunia dan Indonesia!

Beberapa negara di Eropa Barat telah mengaku menjadi negara demokratis, namun banyak yang belum sepenuhnya menjalankan sistem demokrasi. Contoh negara besar yang nyata beralih sistem ke demokrasi tercatat dalam sejarah keruntuhan Uni Soviet. Setelah negara ini mengalami konflik sampai pecah menjadi beberapa negara kecil, negara pecahan ini menerapkan sistem demokratis karena tidak ingin mengulang lagi sejarah kelam sosialis komunis.

 

Inggris

Negara Inggris sangat erat dengan Magna Charta tahun 1215. Namun bukan karena sejarah HAM yang diangkat oleh Magna Charta. Lebih dari itu, Magna Charta 1215 juga menyangkut sejarah berdirinya negara demokrasi di dunia. Piagam besar ini telah ditandatangani oleh beberapa penguasa yang bersedia melaksanakan demokrasi di kalangan sesamanya.

Pemilihan parlementer pertama kali dilaksanakan di Inggris tahun 1265. Sebelumnya, sejak dikeluarkannya Magna Charta, orang-orang diluar golongan raja dan bangsawan merasa lebih terlindungi. Kekuasaan raja yang sebelumnya tidak terbatas menjadi lebih sempit karena diberlakukannya Magna Charta. Setiap orang berhak membela dirinya sendiri dan memperjuangkan hak sebagai manusia.

Memang pada awalnya pemilihan parlementer hanya dilaksanakan oleh orang-orang tertentu yang berjumlah 3 % dari total penduduk Inggris. Seiring berkembangnya waktu, sistem Monarki yang mulanya sebagai sistem resmi di Inggris menjadi lapuk dan diganti dengan sistem demokrasi. Beberapa imigran dari daratan Inggris pergi ke Amerika Serikat. Di sana, mereka mulai menyebarkan sistem demokrasi yang menggeser keberadaan sistem lama yang mengedepankan keturunan. Sistem demokrasi diterima masyarakat Amerika Serikat dengan diadakannya majelis umum Virginia. Sehingga dapat dikatakan demokrasi Amerika Serikat dimulai oleh orang Inggris yang bermukim di Virginia pada abad ke-16.

 

Demokrasi Mendominasi Seluruh Dunia

Mungkin kita pernah bertanya, bagaimana awal mulanya sistem demokrasi dapat mendominasi sistem pemerintahan di dunia. Mendunianya sistem ini dimulai di pertengahan abad ke-20. Abad ini menjadi abad yang mengerikan dalam sejarah dunia. Pada abad ini, 2 paham besar berseteru. Antara kubu demokrasi yang digawangi Amerika Serikat melawan kubu komunis yang dipimpin oleh Uni Soviet. Pada awal abad ke-20, sebenarnya demokrasi telah berkembang pesat. Sayangnya pertumbuhan yang baik ini dihambat oleh kondisi depresi besar dunia. Karena kondisi global yang sedang tidak aman, banyak negara yang mulai merubah sistem pemerintahannya agar lebih mudah dikendalikan. Beberapa pemimpin dunia mulai bergerak menjadi pemimpin totalitarian, fasis, dan kemudian memunculkan pemerintahan yang diktator.

Selama beberapa puluh tahun abad ke-20 berjalan mencekam, selama itu pula rakyat biasa di dunia terkungkung oleh pemerintahan yang diktator. Selanjutnya, semenjak perang dunia kedua berlangsung, dunia terbagi menjadi blok barat dan blok timur. Kedua blok ini terus berusaha menyebarkan paham masing-masing. Sampai pada akhirnya terjadi perang dingin. Puncak tumbuhnya demokrasi dengan leluasa adalah saat sejarah keruntuhan Uni Soviet benar-benar terjadi. Selain negara yang hancur, paham komunis yang dibanggakan Uni Soviet beserta sekutunya ikut tenggelam. Mulai dari saat itulah banyak negara di dunia yang beralih menganut sistem demokrasi. Walaupun demokrasi telah mendominasi dunia, di awal perkembangannya selepas keruntuhan Uni Soviet, beberapa negara belum dapat berdemokrasi total. Keadaan ini dapat dimaklumi karena paham komunis pernah menjadi paham besar dunia. Walaupun telah hancur, namun sisa kekuatan komunis belum hilang sepenuhnya.

Negara-negara bekas negara komunis banyak yang beralih ke demokrasi. Namun pada prakteknya, mereka masih terpengaruh sisa kekuatan komunisme. Misalkan saja ketika diselenggarakan pemilihan umum, banyak negara yang dapat menyelenggarakan tetapi tidak dapat berjalan sesuai tuntunan demokrasi. Artinya, unsur demokrasi berupa transparan, terbuka, langsung, bebas rahasia belum dapat sepenuhnya dipraktekkan. Pada akhirnya, waktu yang mengajari negara bekas komunis beralih menjadi negara demokrasi penuh. Sampai sekarang, banyak negara yang masih berusaha menegakkan demokrasi. Beberapa negara di dunia yang sejak 2011 dianggap sebagai negara demokrasi penuh adalah Amerika Serikat, Jepang, Irlandia, dan Spanyol.

 

, , ,

[Top]

Memahami Demokrasi yang Ada Bentuk Pemerintahannya

Posted on March 10, 2021  in demokrasi

Demokrasi merupakan suatu jalan untuk melakukan perubahan atas apa yang terjadi di masa lampau. Mengembalikan hak menentukan pemimpin kepada rakyat, penguasa di bawah pengawasan rakyat.

Dalam sejarah ketataan Republik Indonesia yang telah lebih dari setengah abad, perkembangan demokrasi mengalami pasang surut. Masalah pokok yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah bagaimana upaya meningkatkan kehidupan ekonomi dan membangun kehidupan sosial politik yang demokratis dalam masyarakat yang plural. Demokrasi juga dapat diartikan sebagai seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan beserta praktik dan prosedurnya. Negara yang menganut sistem demokrasi akan memberikan kebebasan untuk warga negaranya menyampaikan pendapat.

 

Pengertian Demokrasi

Hal pertama yang harus dipahami tentang demokrasi adalah pengertian demokrasi. Demokrasi adalah bentuk atau sistem pemerintahan yang dimana, didalamnya mengizinkan dan memberikan warga negaranya untuk bebas berpendapat dan berpartisipasi dalam pembuatan hukum.

Secara etimologis, kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Demos” dan “Kratos”. Demos artinya rakyat/ khalayak, dan Kratos artinya pemerintahaan. Sehingga pengertian demokrasi adalah pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat. Berikut ini ada beberapa pengertian demokrasi dari para ahli.

  • Abraham Lincoln

Menurut Abraham Lincoln, demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat (government of the people, by the people, and for the people).

  • Charles Costello

Demokrasi adalah sistem sosial dan politik pemerintahan diri dengan kekuasaan-kekuasaan pemerintah yang dibatasi hukum dan kebiasaan untuk melindungi hak-hak perorangan warga negara.

  • John L. Esposito

Demokrasi pada dasarnya adalah kekuasaan dari dan untuk rakyat. Oleh karenanya, semuanya berhak untuk berpartisipasi, baik terlibat aktif maupun mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu, tentu saja lembaga resmi pemerintah terdapat pemisahan yang jelas antara unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

  • Hans Kelsen

Demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Yang melaksana kan kekuasaan Negara ialah wakil-wakil rakyat yang terpilih. Di mana rakyat telah yakin, bahawa segala kehendak dan kepentingannya akan di perhatikan di dalam melaksana kan kekuasaan Negara.

  • Sidney Hook

Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana keputusan-keputusan pemerintah yang penting secara langsung atau tidak didasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat dewasa.

  • C.F. Strong

Demokrasi adalah Suatu sistem pemerintahan di mana mayoritas anggota dewan dari masyarakat ikut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan yang menjamin pemerintah akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya pada mayoritas tersebut.

 

Prinsip-prinsip yang ada di Demokrasi

Demokrasi adalah sebuah bentuk pemerintahan yang dimana tentunya terdapat prinsip-prinsip di dalamnya. Berikut ini ulasan lengkap mengenai prinsip-prinsip demokrasi :

 

  • Negara Berdasarkan Konstitusi

Konstitusi atau Undang-Undang adalah suatu norma sistem Politik dan Hukum yang dibuat oleh pemerintah secara tertulis. Konstitusi dijadikan landasan dalam menjalankan negara dan berfungsi sebagai batasan kewenangan pemerintah serta dapat memenuhi hak khalayak.

  • Peradilan Tidak Memihak dan Bebas

Pemerintah tidak boleh melakukan intervensi dalam proses peradilan karena sistem pemerintahan demokrasi menganut peradilan bebas. Proses peradilan harus netral agar dapat melihat permasalahan secara jernih sehingga menghasilkan keputusan yang adil terhadap perkara yang ditangani.

  • Kebebasan Berpendapat dan Berserikat

Pemerintahan dengan sistem demokrasi, setiap warga negaranya dapat membentuk organisasi/ berserikat dan memiliki hak menyampaikan pendapat. Namun pada pelaksanaannya, penyampaian pendapat atau aspirasi harus dilakukan dengan bijak.

  • Adanya Pergantian Pemerintahan

Sesuai dengan pengertian demokrasi, pergantian pemerintahan dilakukan secara berkala sehingga meminimalisir penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, kolusi, dan juga nepotisme. Proses pemilihan umum dilakukan secara jujur dan adil untuk memilih pemimpin yang dapat diandalkan dalam menjalankan pemerintahan.

  • Kedudukan Rakyat Sama di Mata Hukum

Dalam sistem pemerintahan demokrasi, penegakan hukum dilakukan dengan memperhatikan keadilan dan kebenaran tanpa pandang bulu. Artinya, setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama di dalam hukum dan pelaku melanggar hukum mendapat hukuman tegas sesuai pelanggarannya.

 

Ciri-ciri Demokrasi dan Jenis-jenis yang ada di Demokrasi

Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang di dalamya selalu melibatkan rakyat dalam pembuatan hukum. Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang juga mempunyai ciri-ciri. Ulasan mengenai ciri-ciri demokrasi ini tentunya dapat menambah wawasan kamu tentang demokrasi itu sendiri.

  • Keputusan Pemerintah untuk Seluruh Rakyat

Segala keputusan yang akan diambil adalah berdasarkan aspirasi dan kepentingan seluruh warga negara, bukan atas dasar kepentingan suatu kelompok. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme di dalam masyarakat.

  • Menjalankan Konstitusi

Segala hal yang berkaitan dengan kehendak, kepentingan, dan kekuasaan rakyat, harus dilakukan berdasarkan konstitusi. Hal tersebut tertuang di dalam penetapan Undang-Undang, dimana hukum harus berlaku secara adil bagi seluruh warga negara.

  • Adanya Perwakilan Rakyat

Dalam sistem demokrasi terdapat lembaga perwakilan rakyat yang berfungsi untuk menyampai kan aspirasi rakyat kepada pemerintah. Di Indonesia, lembaga ini dinamakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipilih melalui pemilihan umum dan kekuasaan dan kedaulatan rakyat diwakili oleh anggota dewan terpilih.

  • Adanya Sistem Kepartaian

Partai merupakan salah satu sarana dalam pelaksanaan sistem demokrasi. Melalui suatu partai, rakyat dapat menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah yang sah. Partai memiliki fungsi dalam hal pengawasan kinerja pemerintah apakah sesuai dengan aspirasi warga negara. Selain itu, partai juga dapat mewakili rakyat dalam mengusung calon pemimpin, baik itu pemimpin negara maupun pemimpin daerah.

 

Jenis-jenis yang ada di Demokrasi

Terdapat beberapa macam demokrasi jika dibagi berdasarkan jenisnya masing-masing’

  • Demokrasi Berdasarkan Bentuknya, Demokrasi berdasarkan bentuknya dibagi menjadi dua yakni demokrasi prosedural dan demokrasi substansial.
  • Demokrasi Prosedural, yaitu bentuk demokrasi dimana proses pemilihan pemimpin dilakukan secara langsung. Misalnya Pilpres, Pilkada.
  • Demokrasi Substansial, yaitu bentuk demokrasi dimana nilai-nilai demokrasi diwujudkan dan terdapat perlindungan terhadap minoritas. Misalnya, kebebasan menyampaikan pendapat tanpa merugikan kepentingan umum.
  • Demokrasi Berdasarkan Prosesnya, Demokrasi langsung, yaitu proses demokrasi dimana semua elemen masyarakat ikut dalam permusyawaratan untuk merumuskan dan memutuskan kebijakan Undang-Undang.
  • Demokrasi tidak langsung, yaitu proses demokrasi dimana kebijakan umum atau Undang-Undang dirumuskan dan diputuskan oleh lembaga perwakilan rakyat, misalnya Dewan Perwakilan Rakyat.
  • Demokrasi Berdasarkan Ideologinya,  Berdasarkan ideologinya, demokrasi dibagi menjadi tiga yakni demokrasi liberal, demokrasi sosial, dan demokrasi pancasila.
  • Demokrasi Liberal, yaitu ideologi demokrasi yang berlandaskan pada kebebasan individu. Dalam pelaksanaannya, negara memiliki kekuasaan terbatas dan harus memberikan perlindungan terhadap hak-hak individu dalam kehidupan warga negaranya.
  • Demokrasi Sosial, yaitu ideologi demokrasi yang berlandaskan komunisme rakyat suatu negara. Dalam pelaksanaannya, negara menjadi pemilik kekuasaan dominan yang mewakili rakyat. Kepentingan umum lebih diutamakan ketimbang hak-hak individu yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat.
  • Demokrasi Pancasila, yaitu ideologi demokrasi yang berlandaskan kepada nilai-nilai Pancasila. Indonesia menggunakan demokrasi Pancasila, seperti yang tertuang dalam sila ke-4 Pancasila.

 

, , ,

[Top]

Pahami Contoh Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung dalam Kehidupan 2

Posted on February 7, 2021  in demokrasi

Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit, yang pastinya benar-benar membutuhkan suatu sistem pemerintahan yang tepat agar kehidupan berbangsa maupun bernegara bisa berjalan dengan sebaik mungkin sesuai dengan tujuan pada pembangunan nasional negara yang bisa tercapai. Maka dari itu, sejak adanya mpo slot terpercaya zaman Yunani Kuno dulunya, sudah banyak sekali para filsuf yang mana memikirkan berbagai macam formula tepat untuk menjalankan pemerintahan di negara tersebut. 

Berbagai macam pemikiran para Filsuf tersebut yang kemudian bisa diadopsi oleh banyaknya negara di dunia. Dan salah satunya yakni Demokrasi. Dimana Demokrasi pertama kali sudah diterapkan di Kota Athena pada abad ke-6 SM. Dalam artian secara umum, kata demokrasi langsung merujuk sebagai kekuatan dasar untuk bisa mengungkapkan segala sesuatu yang sebenarnya bertentangan dengan hak kita sebagai rakyat. Secara singkat, demokrasi ini sendiri menjadi Pemerintah dari Rakyat – oleh Rakyat dan akan kembali Untuk Rakyat. 

Untuk saat ini pelaksanaan dari demokrasi sendiri sudah memiliki banyak sekali keragaman. Semua tergantung pada budaya daerah yang mana Demokrasi tersebut sudah diterapkan. Hal ini mampu menyebabkan adanya beberapa jenis demokrasi yang biasa kita kenal. Salah satu pembagian dari demokrasi yakni dibagi langsung berdasarkan dari peran serta rakyat dalam hal pengambilan keputusan. Pembagian dari demokrasi ini sendiri ada pada Demokrasi Langsung dan Demokrasi Tidak Langsung. Kira-kira seperti apa ya contohnya yang benar dalam demokrasi tersebut ? 

Contoh yang ada di Demokrasi Langsung 

Seperti yang sudah disampaikan diatas tadi, dimana untuk demokrasi langsung sendiri tidak bisa digunakan oleh negara maupun masyarakat dengan adanya permasalahan yang kompleks. Namun masih ada kalanya demokrasi langsung ini digunakan oleh suatu negara dalam rangka suatu kegiatan politik tertentu. Nah disini agar kiranya kalian bisa menambah wawasan langsung secara luas, maka dibawah ini ada uraian lanjutan yang bisa kalian ketahui dari beberapa contoh dalam demokrasi langsung itu sendiri secara benar. 

1.4 Contoh dalam Pemilihan Ketua Osis 

Osis masuk ke dalam Organisasi Siswa yang biasanya ditemui dalam sekolahan menengah pertama sampai menengah ke atas juga ada ya. Atau bisa diartikan menjadi tempat pertama seorang siswa atau pelajar untuk bisa benar-benar mempelajari keterampilan dalam berorganisasi. Tugas OSIS sendiri memang benar-benar menampung keinginan dari siswa dalam mengadakan berbagai macam kegiatan. Pemilihan ketua OSIS sendiri adalah benar-benar menampung keinginan siswa untuk mengadakan berbagai macam kegiatan yang ada. Pemilihan ketua OSIS sendiri menjadi sebuah tiruan dari pemilu pada umumnya. Terdapat siswa yang memang mencalonkan diri sebagai ketua dan wakil ketua, lalu mengadakan sebuah kampanye sampai dengan saatnya waktu pencoblosan yang mana diikuti oleh seluruh siswa yang ada. 

Contoh yang ada di Demokrasi Tidak Langsung 

Dalam sebuah negara, demokrasi tidak langsung pasti masih saja digunakan dalam kehidupan sehari-hari di dunia politik. Terlebih lagi untuk demokrasi tidak langsung ini paling banyak digunakan untuk dapat benar-benar menghasilkan berbagai macam keputusan penting bagi suatu negara. Jadi, seperti apa ya bentuk pelaksanaan demokrasi yang tidak langsung dalam sebuah negara berpolitik ?  berikut ini uraian contoh yang bisa kami sampaikan pada bacaan yang ada di bawah ini : 

Contoh dalam Pembuatan Undang Undang 

Yang pertama sekali bisa kami berikan contoh terhadap pembuatan Undang Undang. Memang betul adanya, di setiap negara demokrasi maupun non demokrasi pasti memiliki banyak rakyat yang mana tidak mungkin bisa disatukan dalam satu ruangan saja. Maka sebab itu, untuk pembuatan undang-undang sendiri sudah menggunakan adanya prinsip perwakilan rakyat. Dimana pembuatan Undang Undang ini menjadi salah satu tugas serta wewenang dari DPR. pembuatan dari Undang Undang memang sangat amat penting, sebab Undang Undang menjadi salah satu kebijakan publik yang berpengaruh besar terhadap adanya kehidupan berbangsa maupun bernegara. 

Contoh dalam Pemilihan Ketua Umum dari Dewan Perwakilan Rakyat 

DPR atau Dewan Perwakilan Rakyat ( katanya ) menjadi sebuah lembaga yang mana mewakili suara rakyat dari suatu negara ( Seharusnya ). Di dalamnya sendiri sudah dipimpin oleh Ketua DPR yang bertugaskan memimpin lembaga ini agar tetap terus berjalan sebagai mana mestinya. Pemilihan dari ketua Umum DPR ini melalui mekanisme musyawarah dari para perwakilan rakyat yang ada di DPR. sebab itu, pemilihan dari ketua umum DPR sudah menjadi salah satu contoh atas pelaksanaan Demokrasi secara Tidak Langsung dikarenakan sudah terlibat adalah sang perwakilan rakyat yang ada. 

Contoh dalam Pemilihan Ketua Rukun Tetangga 

Disini ketua rukun tetangga atau sering dikenal sebagai RT menjadi pemimpin dari organisasi masyarakat pada tingkat yang paling kecil namun peranannya begitu besar dalam ruang lingkup sehari-hari. Pemilihan ketua RT bisa dikatakan sebagai salah satu contoh pada pelaksanaan Demokrasi yang mana tidak langsung karena pemilihan Kartu RT dilakukan langsung melalui mekanisme musyawarah dimana setiap yang bermusyawarah perwakilan dari keluarga yang ada langsung di kawasan Rukun Tetangga tersebut. 

Iraian yang mana sudah kami sampaikan diatas ini menjelaskan secara lengkap mengenai materi contoh atas Demokrasi Langsung dan Demokrasi yang Tidak Langsung di dalam kehidupan sehari-hari. Dimana tulisan yang kami berikan ini bisa disampaikan langsung ke pembaca dalam kesempatan yang begitu indah. Semoga dengan adanya contoh yang mendukung tulisan mengenai Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung bisa memahami secara langsung mengenai demokrasi ini secara benar. 

Makna Demokrasi Konstitusional 

Selain adanya demokrasi langsung dan tidak langsung, masih ada nih pengertian atas Demokrasi Konstitusional. Nah dari pengertiannya sendiri Demokrasi Konstitusi adalah jenis dari demokrasi yang mana memiliki kekuatan mayoritas dan telah dilaksanakan dalam kerangka kerja konstitusi yang langsung saja dirancang untuk bisa menjamin hak atas mayoritas. Dalam jenis demokrasi ini sendiri, bagaimana rakyat juga harus bisa diatur dalam sebuah konstitusi yang mana merupakan sikap positif langsung terhadap sebuah konstitusi negara. Demokrasi yang satu ini memang menjadi tipe operasi dan telah sesuai dengan konstitusi dari negara bagian. 

Jenis-Jenis dari Kehadiran Demokrasi Konstitusional 

Setidaknya ada 3 jenis demokrasi konstitusional yang wajib kalian ketahui. Jenis-jenis tersebut sudah kami uraikan pada tulisan yang ada di bawah ini :

  1. Tipe Pluralisme : yang mana demokrasi ini semacam mayoritas orang yang telah diijinkan untuk menggunakan pandangan, pendapat dan juga gagasan yang mereka miliki. Hal ini memberi ruang untuk partisipasi luas warga. 
  2. Tipe Demokrasi Konstitusional Republik : dimana jenisnya memungkinkan prosesi isu-isu yang telah menyangkut negara sendiri. Contoh negara yang telah mempraktekannya sendiri adalah negara India – Perancis dan negara Irlandia. 
  3. Tipe Demokrasi Konstitusional Langsung : yang maan perwujudan ini terdiri dari semua progress dan prosedurnya sesuai dengan konstitusi negara dan juga memungkinkan partisipasinya secara langsung dalam urusan politik.

, ,

[Top]

Pahami Contoh Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung dalam Kehidupan

Posted on January 27, 2021  in demokrasi

Indonesia menjadi negara dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit, yang pastinya benar-benar membutuhkan suatu sistem pemerintahan yang tepat agar kehidupan berbangsa maupun bernegara bisa berjalan dengan sebaik mungkin sesuai dengan tujuan pada pembangunan nasional negara yang bisa tercapai. Maka dari itu, sejak adanya zaman Yunani Kuno dulunya, sudah banyak sekali para filsuf yang mana memikirkan berbagai macam formula tepat untuk menjalankan pemerintahan di negara tersebut. 

Berbagai macam pemikiran para Filsuf tersebut yang kemudian bisa diadopsi oleh banyaknya negara di dunia. Dan salah satunya yakni Demokrasi. Dimana Demokrasi pertama kali sudah diterapkan di Kota Athena pada abad ke-6 SM. Dalam artian secara umum, kata demokrasi langsung merujuk sebagai kekuatan dasar untuk bisa mengungkapkan segala sesuatu yang sebenarnya bertentangan dengan hak kita sebagai rakyat. Secara singkat, demokrasi ini sendiri menjadi Pemerintah dari Rakyat – oleh Rakyat dan akan kembali Untuk Rakyat. 

Untuk saat ini pelaksanaan dari demokrasi sendiri sudah memiliki banyak sekali keragaman. Semua tergantung pada budaya daerah yang mana Demokrasi tersebut sudah diterapkan. Hal ini mampu menyebabkan adanya beberapa jenis demokrasi yang biasa kita kenal. Salah satu pembagian dari demokrasi yakni dibagi langsung berdasarkan dari peran serta rakyat dalam hal pengambilan keputusan. Pembagian dari demokrasi ini sendiri ada pada Demokrasi Langsung dan Demokrasi Tidak Langsung. Kira-kira seperti apa ya contohnya yang benar dalam demokrasi tersebut ? 

Pengertian Langsung dari Demokrasi Langsung 

Dimana ini masuk ke dalam jenis Demokrasi Rakyat sebagai tokoh utamanya dengan memiliki kebebasan secara Absolut untuk memberikan pendapatnya dalam setiap hal. Nah secara lanjut, semua pendapat atau aspirasi rakyat dimuat dengan cepat dalam suatu pertemuan tertentu. Hal ini memang dikarenakan setiap rakyat yang ikut serta dalam musyawarah memiliki kemungkinan yang jauh lebih besar untuk bisa bertemu dalam satu tempat saja. 

Lain sisi, ruang lingkup permasalahan dari jenis demokrasi ini adalah dengan memiliki sifat yang kecil. Berarti demokrasi langsung sendiri tidak dapat untuk diterapkan pada ruang lingkup negara atau permasalahan masyarakat yang lebih kompleks lagi. Selain itu, kebijakan yang memang diambil dalam musyawarah akan jauh lebih tepat sasaran karena rakyat sendiri yang sedang mengalami permasalahan dan juga mencari solusinya secara bersama-sama. Kegiatan yang sudah dilakukan pemerintah juga dapat dengan mudah diawasi oleh rakyat karena adanya transparansi yang baik sehingga rakyat menjadi jauh lebih percaya kepada Pemerintah. Hal ini menjadi salah satu faktor yang sudah mempengaruhi partisipasi politik masyarakat. 

Pengertian Atas Dasar Demokrasi Tidak Langsung 

Memiliki sifat yang mana berkebalikan dengan adanya pengertian dari Demokrasi Langsung. Contoh dari Demokrasi Langsung dan Tidak Langsung memang akan memiliki sistem penyampaian pendapat rakyat yang berbeda-beda. Untuk dapat menyampai kan pendapatnya, rakyat yang memang diharuskan untuk menyampai kan pendapat tersebut kepada perwakilan rakyat. Kemudian, di sini perwakilan rakyat itu dan meneruskan pendapat rakyat pada musyawarah pengembalian keputusan terkait dari suatu masalah tertentu. Jenis dari Demokrasi yang satu ini memang sangat amat cocok untuk diterapkan pada negara yang sudah memiliki tingkat permasalahan yang jauh lebih kompleks dan juga jumlah rakyat yang besar. Demokrasi tidak langsung bisa disebut sebagai demokrasi atas perwakilan. Jadinya, mekanisme ini berjalan dari perwakilan rakyat yang langsung saja dipilih oleh rakyat. 

Perwakilan rakyat yang ada di dalam negara memang menggunakan adanya sistem Trias Politica dari John Locke termasuk ke dalam sebuah kategroi lembaga legislatif yang mana selain memiliki fungsi perwakilan, dirinya juga menjadi lembaga pembentuk undang-undang yang berlaku di negara. Karena memang terdapat banyak sekali rakyat yang harus sekali diwakili, maka perwakilan rakyat ini dituntut untuk senantiasa peka terhadap permasalahan yang suadh terjadi di tengah masyarakat dan aktif sekali dalam menjaring aspirasi dari rakyat sera bisa menyampaikan aspirasi tersebut kepada lembaga eksklusif. Perwakilan rakyat memiliki sebuah amsa jabatannya sendiri dan apabila masa dari jabatan tersebut sudah berakhir, maka di sini rakyat berhak untuk bisa memilih perwakilan rakyat lainnya. Hal ini memang menjadi salah satu manfaat kehidupan demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, yang mana rakyat bisa saling bergantian menjadi perwakilan rakyat. 

Contoh yang ada di Demokrasi Langsung 

Seperti yang sudah disampaikan diatas tadi, dimana untuk demokrasi langsung sendiri tidak bisa digunakan oleh negara maupun masyarakat dengan adanya permasalahan yang kompleks. Namun masih ada kalanya demokrasi langsung ini digunakan oleh suatu negara dalam rangka suatu kegiatan politik tertentu. Nah disini agar kiranya kalian bisa menambah wawasan langsung secara luas, maka dibawah ini ada uraian lanjutan yang bisa kalian ketahui dari beberapa contoh dalam demokrasi langsung itu sendiri secara benar. 

1.1 Contoh dalam Pemilihan Umum 

Pada dasarnya pemilihan umum ini biasa warga Indonesia singkat menjadi Pemilu. Dimana ini menjadi salah satu pesta demokrasi terbesar bagi setiap negara yang ada di negara yang menjalankannya. Di dalam pemilihan umum ini, masih terdapat berbagai macam jenis-jenis dari pemilihan umum yang memang berbeda. Semuanya akan bergantung pada siapa yang dipilih dalam pemilu tersebut. Entah itu presiden dan juga wakil presiden, atau antara anggota legislatif. Pemilu juga menjadi bentuk atas demokrasi langsung dikarenakan semua rakyat memiliki hak yang sama untuk bisa memilih calon yang akan dikehendakinya. Saat ini memang pemilu pada tingkat negara menjadi hal yang begitu rawan akan praktek korupsi – kolusi dan nepotisme ( 2K, 1N ) sehingga harus benar-benar diawasi. 

1.2 Contoh dalam Demonstrasi atau Sebuah Unjuk Rasa 

Salah satu cara  yang memang benar dalam mengemukakan adanya suatu pendapat adalah dengan melakukan sebuah hal demonstrasi atau sebuah unjuk rasa nyata. Unjuk rasa ini terjadi biasanya memang secara massal atau oleh beberapa kelompok dalam jumlah yang memang besar atau tidak terhitung. Salah satu demonstrasi yang paling besar atas pengaruhnya adalah yang dilakukan di Indonesia dari Rakyat dan Para Mahasiswa menduduki gedung MPR dan DPR sebagai ajang dalam menuntut turunnya Presiden Soeharto di tahun 1998 silam. Dikatakan sebagai salah satu contoh dari Demokrasi langsung dikarenakan, memang dalam kondisi dari demonstrasi rakyat bisa menyampaikan pendapat mereka secara langsung melalui orasi besar-besaran. 

1.3 Contoh dalam pemilihan Kepala Desa 

Sama seperti ketika memilih presiden dan anggota legislatif. Dimana pemilihan dari kepala desa juga menjadi salah satu contoh pelaksannaan demokrasi langsung di dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan pada tingkatan organisasi pemerintahan yang kecil seperti halnya Desa, rakyat juga masih mampu untuk menyalurkan suaranya dalam pemilihan kepala desa untuk memilih calon yang telah dikehendakinya. Desa juga menjadi pilar dari pembangunan suatu negara, maka sebab itulah warga negara harus benar-benar berhati hati dalam memilih kepala negara maupun kepala desa

,

[Top]

Pelanggaran Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia

Posted on November 26, 2020  in demokrasi

Contoh Pelanggaran Pelaksanaan Demokrasi yang ada di Indonesia menjadi salah satu topik yang akan selalu menarik untuk dibahas. Demokrasi adalah salah satu dari bentuk sistem pemerintahan yang dilaksanakan oleh rakyat, baik itu secara langsung maupun tidak langsung (melalui perwakilan). Setelah melalui sebuah proses pemilihan umum secara langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan juga adil.

Demokrasi tidak sama dengan sebuah kebebasan’ maksudnya adalah meski ada pengertian timbal balik antara sebuah konsep demokrasi dan juga kebebasan, tetapi kedua hal tersebut tentunya tidak sama. Demokrasi adalah salah satu seperangkat gagasan dan juga sebuah prinsip tentang sebuah kebebasan yang dibatasi oleh beberapa aturan hukum atau yang disebut dengan (konstitusi).

Pelanggaran Pelaksanaan Demokrasi Di Indonesia

Prinsip kebebasan pada dasarnya merupakan sebuah bagian yang tidak terpisahkan dari praktek demokrasi, yang dimana pemegang kekuasaan (pemerintah dan juga rakyat) harus bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Dengan demikian pusat dari kekuasaan dan rakyat tidak dapat bertindak secara sewenang-wenang melainkan harus tunduk pada berbagai peraturan hukum yang berlaku, sebagaimana contoh kasus pelanggaran tentang hak cipta teknologi informasi. Dengan kata lain pelaksanaan demokrasi tidak dapat memberi peluang adanya sebuah kebebasan yang tidak terbatas, sehingga semua kelompok kepentingan dapat memperoleh berbagai perlindungan hukum.

Ketentuan dan juga peraturan hukum yang dapat membatasi kekuasaan pemerintah ini ada dalam sebuah konstitusi sehingga demokrasi konstitusional ini sering disebut juga dengan pemerintahan berdasarkan konstitusi. Adanya sebuah pembatasan dalam sebuah sistem pemerintahan demokrasi konstitusional sangatlah penting, mengingat seringkali makna demokrasi diidentikkan dengan sebuah kebebasan.

Maka setelah itu terciptalah sebuah pembatasan yuridis atau yang dikenal juga dengan Rule of law. Namun seiring dengan munculnya berbagai macam isu mengenai demokrasi, seiring itu juga kita kerap menemui berbagai macam jenis pelanggaran demokrasi yang terjadi sebagaimana dengan contoh pelanggaran ham yang ada di lingkungan bangsa dan juga negara. Indonesia sebagai sebuah negara yang menganut sebuah sistem demokrasi juga tidak lepas dari berbagai macam kasus pelanggaran dalam contoh kasus-kasus pelanggaran demokrasi. Bagaimana dengan pelaksanaan demokrasi yang ada di Indonesia, berikut ini masalah-masalah yang sering timbul karena pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

Money Politic

Sepertinya, money politik menjadi sebuah situs daftar s128 hal yang selalu menyertai setiap pelaksanaan pemilu yang terjadi di Indonesia. Dengan memanfaatkan masalah ekonomi masyarakat yang cenderung masih sangat rendah, maka dapat dengan mudah mereka semua diperalat. Politik uang atau yang disebut juga politik perut adalah salah satu bentuk pemberian tentang janji menyuap seseorang, baik itu untuk tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun juga agar ia menjalankan haknya dengan cara tertentu pada pemilihan umum.

Pembelian bisa dilakukan cara menggunakan uang atau barang. Politik uang adalah sebuah bentuk pelanggaran atas kegiatan kampanye. Politik uang umumnya dilakukan oleh para simpatisan, kader atau bahkan juga mereka para pengurus partai politik menjelang hari H pemilihan umum.

Praktik politik uang biasanya akan dilakukan dengan cara pemberian seseorang uang, sembako antara lainnya seperti beras, minyak dan gula kepada masyarakat. Dengan tujuan untuk dapat menarik simpati masyarakat agar mereka nantinya dapat memberikan suaranya untuk partai yang bersangkutan. Money politik sendiri merupakan sebuah hal yang kerap kali kita akan temui di setiap penyelenggara pemilu.

Maraknya kasus money politik sendiri menunjukkan bahwa negeri kita ini memang sedang dilanda krisis kepercayaan diri, terutama yang dialami oleh para kandidat sebagaimana contoh dari pelanggaran kode etik psikologi. Politik uang juga tergolong ke dalam sebuah kasus pelanggaran. hal ini tertuang jelas di dalam Pasal 73 ayat 3 Undang Undang No. 3 tahun 1999.

Intimidasi

Intimidasi ini juga sangat berbahaya. Sebagai sebuah contoh, seringkali ada sekelompok oknum yang melakukan sebuah intimidasi terhadap warga agar mereka nantinya mau mencoblos salah satu calon. ntimidasi (juga disebut dengan cowing) dimaksudkan adalah sebuah perilaku “yang akan menyebabkan seseorang umumnya akan merasakan sebuah “takut cedera” atau berbahaya. Ini tidak diperlukan untuk dapat membuktikan bahwa perilaku tersebut sehingga dapat menimbulkan kekerasan sebagai teror atau korban yang sebenarnya merasa takut.

Penggelembungan Suara Salah Satu Kandidat

Kehilangan satu suara atau sebuah penggelembungan satu suara pun merupakan sebuah noda, bahkan sebuah cacat di dalam proses rekapitulasi dari penghitungan Pemilu. Hukum paling dasar dari seluruh proses penghitungan suara adalah bagaimana melindungi hak-hak rakyat yang berdaulat yang telah menentukan pilihannya.

Proses rekapitulasi tetap menempatkan asas jujur dan juga adil (jurdil) sebagai sebuah landasan dari moral dan etika, khususnya bagi setiap sistem penyelenggara pemilu. Hal ini sendiri merupakan sebuah cerminan dari perwujudan demokrasi dalam pelaksanaan pemilu yang LUBER dan juga Jurdil. Penggelembungan suara tidak hanya merugikan salah satu pasangan kandidat saja, tetapi juga ikut mencoreng nilai demokrasi yang merupakan dasar amanat UUD 1945.

Tragedi Trisakti

Demokrasi sendiri memiliki dua sisi yang cukup berbeda, Sebagaimana pada Tragedi Trisakti yang merupakan sebuah peristiwa kelam dalam sejarah demokrasi Indonesia. Dimana hal ini merupakan sebuah peristiwa penembakan, yang terjadi pada tanggal 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demokrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya.

Kejadian hitam ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, serta menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka. Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana , Heri Hertanto , Hafidin Royan , dan Hendriawan Sie. Mereka semua tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti di kepala, tenggorokan, dan juga dada.

Sudah bukan rahasia lagi jika ketika masa orde baru demokrasi adalah sesuatu hal yang mahal harganya, bahkan untuk menebusnya harus dibayar dengan nyawa. Sebagaimana yang terjadi pada sebuah tregedi trisakti. Dilatarbelakangi oleh kondisi yang pada awal tahun 1998 sudah goyah karena krisis finansial. Mahasiswa pun melakukan aksi demonstrasi besar-besaran ke Gedung Nusantara, termasuk para mahasiswa dari Universitas Trisakti.

Mereka melakukan aksi damai dari kampus Trisakti menuju Gedung Nusantara yaitu pada pukul 12.30 aksi ini sendiri adalah sebuah perwujudan dari implementasi demokrasi yang seharusnya berlaku di Indonesia. Namun aksi mereka malah dihambat oleh blokade dari Polri dan juga militer yang datang kemudian. Beberapa mahasiswa mencoba untuk bernegosiasi dengan pihak Polri. Akhirnya, pada pukul 17.15, para mahasiswa pun ikut bergerak mundur, diikuti bergerak majunya aparat keamanan. Namun sayang tragedi kelam itu tidak dapat terelakan.

Demikian itulah beberapa pelanggaran pelaksanaan demokrasi yang terjadi di Indonesia. Pelaksanaan demokrasi tentunya harus dilandaskan pada hukum yang berlaku, demokrasi tidak berarti bebas. Diharapkan pemerintah juga dapat mewujudkan nilai-nilai demokrasi yang nayata di Indonesia. Terima Kasih.

, ,

[Top]

Fakta Soal Demokrasi yang Wajib Dipahami

Posted on November 25, 2020  in demokrasi

Hari Demokrasi Internasional akan diperingati setiap tanggal 15 September. Demokrasi yang diharapkan dapat menjadi sebuah kenyataan yang dinikmati oleh semua orang di mana saja. Elemen penting dari demokrasi sendiri adalah menghargai hak asasi sesama manusia.

Hari Demokrasi Internasional yang diharapkan dapat menjadi sebuah waktu untuk mengingatkan kembali pentingnya sebuah demokrasi untuk diterapkan semua negara di dunia ini. Demokrasi sendiri bukan hanya sekedar tujuan saja, tetapi lebih pada sebuah proses yang didukung oleh sebuah komunitas internasional, badan pemerintah, masyarakat dan juga individu.

Fakta Soal Demokrasi yang Wajib Dipahami

Indonesia termasuk sebagai salah satu dari negara demokrasi, karena setiap warga negara memiliki sebuah hak yang sama untuk dapat mengambil berbagai macam keputusan untuk dapat memilih pemimpin. Satu orang satu suara, baik kaya maupun juga miskin. Bagaimana sejarah demokrasi, cirinya dan juga perkembangannya sampai sekarang ini ? Berikut ini adalah beberapa fakta tentang demokrasi.

Muncul dari Filsafat Yunani

Kurt A’Raf sub, Josiah Ober dan juga Robert W Wallace dalam bukunya yang berjudul Origin of Democracy in Ancient Greece, menyebutkan sebuah kata demokrasi yang pertama kali muncul pada mazhab politik dan juga pada filsafat Yunani kuno yang ada di negara di Athena. Dipimpin oleh Cleisthenes, warga Athena yang kemudian mendirikan negara yang dianggap sebagai negara demokrasi pertama pada tahun 508-507 SM. Cleisthenes disebut sebagai Bapak Demokrasi dari Athena.

Demokrasi Athena berbentuk seperti demokrasi langsung dan demokrasinya memiliki dua ciri utama, yaitu pemilihan acak warga biasa untuk dapat mengisi jabatan di administratif dan yudisial di dalam sistem pemerintahan. Majelis legislatif yang terdiri dari semua warga Athena. Semua warga negara yang sudah memenuhi ketentuan boleh berbicara dan memberi suara di dalam majelis, sehingga terciptanya sebuah hukum di negara-kota tersebut.

Polis sendiri merupakan salah satu negara kota yang otonom dan merupakan ciri khas dari peradaban Yunani kuno. Demokrasi nampak pada polis Athena satu dari banyak polis yang ada di Yunani yang kerap kali dianggap sebagai pusat keilmuan.

Demokrasi Di Eropa

Setelah abad pertengahan (15-17 M) lahirlah negara-negara monarki. Raja memerintah secara absolut berdasarkan dengan konsep hak suci raja (divine right of kings). Sistem dari monarki absolut kemudian dirasa tidak jauh berbeda jauh dengan sistem Vassal (budak) dan juga Lord (tuan) yang kemudian memunculkan sebuah kecaman terhadap gagasan absolutisme. Kecaman tersebut mendapat sebuah dukungan kuat dari golongan menengah atau kaum middle class dan berujung pada pendobrakan kedudukan dari raja.

Negara Demokrasi Pertama

Buku The French Revolution II dalam Mars.wnec.edu juga menyebutkan bangsa yang pertama dalam sejarah modern mengadopsi konstitusi demokrasi adalah Republik Korsika di tahun 1755. Konstitusi Korsika didasarkan pada sebuah prinsip-prinsip Pencerahan dan juga sudah mengizinkan hak suara wanita, hak yang pada saat itu baru diberikan di negara demokrasi lain pada abad ke-20. Tahun 1789, Prancis yang saat itu pasca-Revolusi mengadopsi Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara dan juga Konvensi Nasional dipilih oleh semua warga negara pada tahun 1792

Penetapan hak suara pria secara universal di Perancis tahun 1848 adalah sebuah peristiwa penting yang ada di dalam sejarah demokrasi. Tahun 1848, French National Assembly dalam Désormais le bulletin de vote doit fosil juga menyebutkan sebuah hak suara pria universal ditetapkan di Prancis pada Maret 1848 setelah Revolusi Prancis yang terjadi tahun 1848.

Prinsip-prinsip Demokrasi

Dalam bukunya yang berjudul Pendidikan Kewarganegaraan : Membangun Warga Negara yang Demokratis, Aim Abdulkarim menyebutkan sejumlah prinsip-prinsip tentang prinsip demokrasi, yaitu sebuah kedaulatan rakyat, pemerintahan berdasarkan dengan persetujuan dari yang diperintah, kekuasaan mayoritas, hak-hak minoritas, jaminan untuk hak asasi manusia dan pemilihan yang bebas adil dan juga jujur. Bersamaan di depan hukum, proses hukum yang wajar, pembahasan pemerintah secara konstitusional, pluralisme sosial, ekonomi dan juga politik, serta nilai-nilai terhadap toleransi, pragmatisme, kerjasama secara mufakat.

Asas Pokok Demokrasi

Sementara itu, Dalam Bukunya Pendidikan Kewarganegaraan, Yudhistira Ghalia Indonesia menjelaskan tentang sebuah gagasan pokok dasar yang ada di suatu pemerintahan demokrasi adalah bentuk dari pengakuan hakikat manusia. Yang pada dasarnya manusia sendiri mempunyai sebuah kemampuan yang sama di dalam sebuah hubungan sosial.

Berdasarkan dengan gagasan dasar tersebut, terdapat dua gagasan asas pokok demokrasi. Yang pertama adalah pengakuan dari partisipasi rakyat di dalam sebuah pemerintahan, misalnya saha pemilihan dari wakil-wakil rakyat untuk lembaga perwakilan secara langsung, umum, bebas, rahasia jujur dan adil. Kedua, pengakuan hakikat dan juga martabat manusia, misalnya adanya tindakan pemerintah untuk dapat melindungi hak-hak asasi manusia demi kepentingan bersama.

Ciri-ciri Demokrasi

Ciri-ciri pemerintahan demokratis meliputi warga negara atau rakyat yang terlibat dalam sebuah pengambilan keputusan politik. Baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung atau disebut dengan (perwakilan). Adanya sebuah pengakuan atau sebuah penghargaan, dan perlindungan terhadap hak-hak asasi rakyat (warga negara). Hak bagi seluruh warga negara dalam segala macam bidang sama. Negara memiliki sebuah lembaga peradilan dan juga sebuah lembaga kekuasaan kehakiman yang tentunya lebih independen sebagai sebuah alat penegak hukum.

Ada sebuah pengakuan kebebasan dan juga kemerdekaan bagi seluruh warga negara. Pers atau media massa bebas untuk dapat menyampaikan sebuah informasi dan mengontrol perilaku kebijakan pemerintah. Negara menggelar sebuah pemilihan umum untuk memilih wakil rakyat yang nantinya akan duduk di dalam lembaga perwakilan rakyat.

Pemilihan umum tersebut dilangsungkan dengan asas bebas, jujur, adil untuk dapat menentukan ataupun juga memilih pemimpin negara dan pemerintahan serta anggota lembaga dari perwakilan rakyat. Ada pengakuan terhadap perbedaan dari keragaman suku, agama, golongan, dan juga sebagainya.

Demokrasi Indonesia

Salah satu negara yang masih menerapkan sistem demokrasi yang ada di abad ke 21 ini adalah Indonesia. Indonesia sudah menerapkan sistem demokrasi setelah terbebas dari penjajahan Jepang dan juga Belanda. Konsep demokrasinya juga sempat berganti-ganti, bermula dari demokrasi parlementer, kemudian berubah menjadi demokrasi terpimpin, dan demokrasi pancasila. Nah, demokrasi pancasila juga memiliki beberapa bidang, diantaranya bidang ekonomi, dan bidang kebudayaan nasional.

Pada bidang ekonomi, pemerintah nantinya menjamin tegaknya prinsip tentang keadilan sosial dalam terwujudnya hak-hak ekonomi masyarakat. Dengan begitu, bentuk-bentuk prinsip keadilan sosial dalam terwujudnya hak-hak ekonomi masyarakat. Dengan begitu, bentuk-bentuk kepemimpinan kekayaan alam serta sumber-sumber ekonomi haruslah ditolak oleh pemerintah, agar nantinya seluruh masyarakat dapat memiliki kesempatan yang sama dalam penggunaan kekayaan negara.

Masalah Krusial

Masalah demokrasi Indonesia yang terlihat lebih krusial adalah absennya dari masyarakat sipil yang lebih kritis pada kekuasaan, buruknya kaderisasi antara partai politik, hilangnya oposisi, pemilu biaya tinggi karena masifnya politik uang yang dalam pemilu.

Demikian itulah beberapa fakta menarik tentang demokrasi. Sistem demokrasi sudah ada sejak lama, berabad-abad lalu di zaman yunani kuno. Demokrasi pada akhirnya terus berkembang hingga sekarang ini. Negara Indonesia sendiri, menjadi salah satu negara yang menganut sistem demokrasi. Oleh karena itu, sebagai masyarakat Indonesia kita tentunya harus paham tentang dasar-dasar dari demokrasi. Terimakasih!

, ,

[Top]

Karakteristik Demokrasi Periode Reformasi

Posted on October 19, 2020  in demokrasi

Pelaksanaan sebuah demokrasi pada era reformasi pada tahun (1998 sampai dengan sekarang ini) adalah sebuah hal yang ditandai dengan lengsernya Soeharto yang menjabat sebagai Presiden, Soeharto yang telah menjabat yaitu selama sekitar 32 tahun. Dikutip dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, era kepemimpinan nasional kemudian beralih dari Soeharto kepada BJ Habibie yang pada saat itu beliau menjabat sebagai Wakil Presiden. Beralihnya pemerintahan kepada BJ Habibie sebagai Presiden ke-3 Republik Indonesia merupakan sebuah hal yang dinilai sebagai jalan baru demi terbukanya sebuah proses demokrasi yang ada di Indonesia.

 

Pelaksanaan pemerintahan Orde Baru pada prakteknya sudah menjadi sebuah hal yang sangat menyimpang dari pokok-pokok awalnya. Kekuasaan pada saat itu dipegang penuh oleh Presiden dan walaupun pada awalnya kehidupan masyarakat demokrasi di Indonesia menunjukkan sebuah kemajuan, tetapi dalam perkembangannya tersebut kemudian ternyata tidak jauh berbeda dari prakteknya dengan masa agen judi bola Demokrasi Terpimpin. Jika dulunya pemerintah Indonesia pada masa Orba berniat untuk menjalankan sebuah Demokrasi Pancasila dan kemudian memutuskan sistem berdasarkan dengan Trias Politika. Akan tetapi hal tersebut, menjadi sebuah hal yang tidak begitu berjalan dengan baik.

Karakteristik Demokrasi Periode Reformasi

Orde Baru dimulai dengan sebuah tekad untuk mengabdi kepada semua kepentingan rakyat dan negara yang kemudian didasari oleh Pancasila serta UUD 1945. Era Orde Baru kemudian dibuat untuk mengatasi sebuah penyimpangan yang ada di masa orde lama. Berbagai kondisi lainnya seperti ekonomi yang terpuruk dengan juga tingkat inflasi pada saat itu mencapai 600 persen menjadi masalah bagi Indonesia. Munculnya gerakan Tritura yang timbul oleh sebuah latar belakang G30S PKI, dan lain sebagainya turut menurunkan tingkat kepercayaan rakyat kepada sistem pemerintahan pada masa itu. Orde Baru bertujuan untuk melaksanakan sistem demokrasi Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen, terbukti dari beberapa peraturan berikut ini yang kemudian membuat UUD 1945 menjadi sebuah konstitusi yang sangat sakral :

  • Ketetapan MPR nomor I/MPR/1983 menyatakan bahwa MPR telah menetapkan untuk dapat mempertahankan UUD 1945 dan tidak akan merubahnya.
  • Ketetapan MPR nomor IV/MPR/1983 mengenai sebuah Referendum yang antara lain yang menyatakan bahawa apabila MPR hendak mengubah UUD 1945 maka rakyat terlebih dulu harus dapat diminati pendapat melalui sebuah referendum.
    UU no. 5 tahun 1985 mengenai hal Referendum yang menjadi suatu pelaksanaan yang ada dari Tap MPR sebelumnya.

 

Dalam sebuah sistem pemerintahan yang ada di pada masa Orde Baru juga dilakukan sebuah perampingan partai-partai politik. Sehingga hal ini pada saat itu menyebabkan hanya ada tiga partai saja, yaitu Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), juga Partai Perjuangan Indonesia (PDI). Dalam pelaksanaan hal tersebut Golkar menjadi partai mayoritas tunggal yang selalu memenangkan setiap pemilu pada masa Orde Baru. Ketidakpuasan apapun yang kemudian muncul pada masa itu dengan cepat akan langsung diredam. Ciri pokok orde baru yang sangat jelas terlihat pada sebuah sistem pemerintahan. Yaitu ada pada masa Orde Baru bahwa Lembaga Kepresidenan adalah lembaga yang memegang kekuasaan tertinggi.

Demokrasi Indonesia periode reformasi

Presiden BJ Habibie yang kemudian meletakkan fondasi yang kuat bagi para pelaksanaan demokrasi yang ada Indonesia yaitu pada masa selanjutnya. Dalam sebuah masa pemerintahan Presiden BJ Habibie kemudian muncul beberapa indikator dari pelaksanaan demokrasi yang ada di Indonesia, yaitu:

Diberikan kebebasan pers

Pada era reformasi adalah sebuah era yang baru, karena pada saat itu diberikan sebuah ruang kebebasan pers. Ruang kebebasan pers tersebut sebagai ruang publik untuk dapat berpartisipasi dalam kebangsaan dan juga kehidupan kenegaraan. Jika pada masa kepemimpinan Soeharto, kebebasan pers adalah sebuah hal yang selalu diatur oleh keputusan pemerintah. Akibatnya pada masa itu banyak media yang diakuisisi oleh pemerintah.

Berlakunya sistem multipartai

Di era reformasi sistem multipartai kemudian dapat diberlakukan. Seperti yang terlihat pada Pemilihan Umum 1999. Habibie sebagai Presiden RI yang membuka kesempatan pada rakyat untuk dapat berserikat dan kemudian dapat berkumpul sesuai dengan ideologi dan aspirasi politiknya yang ada di Indonesia.

Karakteristik demokrasi periode reformasi

Demokrasi yang diterapkan di Indonesia pada saat era reformasi adalah bentuk dari demokrasi Pancasila.
Kondisi demokrasi Indonesia yang ada di periode reformasi dinilai sedang menuju kepada tahap yang sempurna.
Warga negara yang bertugas mengawal demokrasi agar nantinya dapat diterapkan di dalam aspek kehidupan.

Berikut ini karakteristik demokrasi pada periode reformasi:

Pemilu lebih yang sistemnya lebih demokratis
Rotasi tentang kekuasaan dari pemerintah pusat hingga juga daerah
Pola rekrutmen dari politik terbuka
Hak-hak dasar dari warga negara terjamin

Berikut ini penjelasannya:

Pemilu lebih demokratis

Pemilu nantinya akan dilaksanakan jauh lebih demokratis dari sebelumnya. Sistem dari Pemilu yang juga terus berkembang memberikan sebuah jalan bagi rakyat untuk dapat menggunakan semua hak politik yang ada di dalam Pemilu.Puncaknya adalah pada 2004 rakyat yang kemudian bisa langsung memilih wakilnya yang berada di lembaga legislatif serta presiden dan juga wakil presiden yang dapat dipilih secara langsung.

 

Pada tahun 2005 kepala daerah pun atau gubernur dan juga bupati atau walikota kemudian dipilih langsung oleh rakyat.Rotasi kekuasaan yang ada pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Sebuah Rotasi kekuasaan yang dilaksanakan dari mulai pemerintahan pusat sampai dengan yang ada pada tingkat desa.

Pola rekrutmen politik terbuka

Rekrutmen politik untuk hal pengisian jabatan politik merupakan sebuah hal yang dapat dilakukan secara terbuka. Setiap warga negara yang mampu dan memenuhi syarat dapat menduduki jabatan politik tanpa adanya diskriminasi. Hak-hak dasar yang ada dari warga negara terjamin. Sebagian besar hak dasar rakyat Indonesia bisa terjamin seperti, adanya sebuah kebebasan untuk dapat menyatakan pendapat, kebebasan pers serta kebebasan lainnya.

Kesimpulan

Segala kelebihan dan juga semua kekurangan yang terdapat dalam sistem pemerintahan orde baru tersebut membuat masyarakat yang awalnya merasa sangat nyaman kemudian mulai terusik. Terutama karena berbagai penyimpangan yang ada di Indonesia dari sistem pemerintahan, dan terjadinya ketidak bebasan mengungkapkan pendapat.Tuntutan akan perubahan yang ditujukan kepada kepemimpinan dan sistem pemerintahan kemudian menjadi sebuah hal yang mulai mengemuka. Terlebih lagi saat itu imbas yang dirasakan dari krisis ekonomi Asia juga mempengaruhi Indonesia.

 

Berbagai demonstrasi dan tuntutan pun pada akhirnya terus bergulir hingga menyebabkan terjadinya tragedi trisakti 1998. Tidak hanya itu saja sejumlah empat orang yang merupakan mahasiswa yang berdemonstrasi menuntut sebuah kemunduran Presiden Soeharto. Peristiwa tersebut dikenal dengan sejarah peristiwa Trisakti yang pada akhirnya menyebabkan kerusuhan pada Mei 1998 yang kemudian di campuri dengan isu SARA.

 

Itulah karakteristik demokrasi periode Reformasi yang ada di Indonesia. Indonesia adalah salah satu yang menganut sistem demokrasi sejak awal namun pada kepemimpinan orde lama beberapa sistem menjadi melenceng dari seharusnya.

, ,

[Top]

Negara Teratas Dalam Demokrasi Dunia

Posted on October 2, 2020  in demokrasi

Media ternama yang ada di Amerika Serikat, The Economist, adalah media yang merilis Indeks Demokrasi Dunia yang ada pada Tahun 2017 yaitu pada 30 Januari tahun 2018. Indeks tersebut merupakan sebuah proyek yang ada di dalam salah satu sayap lembaga think-tank atau media tersebut yang bernama The Economist Intelligence Unit (EIU). Indeks tersebut yang berhasil untuk dapat memaparkan tentang sebuah penilaian keberlangsungan demokrasi pada setiap negara yang ada di dunia. Yang diukur dengan menggunakan lima variabel penilaian yang ada. Lima dari variabel penilaian indeks tersebut adalah demokrasi yang meliputi sebuah proses elektoral dan pluralisme, keberfungsian pemerintah, partisipasi politik, kultur politik dan keberhasilan sipil dari suatu negara. Negara-negara tersebut adalah negara yang mendapat predikat sistem demokrasi terbaik yang ada di dunia. Lantas bagaimana dengan Indonesia? Apakah masuk ke jajaran negara-negara dengan sistem demokrasi terbaik di Dunia?

Negara Teratas Dalam Demokrasi Dunia

Hasil dari sebuah penilaian yang diukur dari kelima variabel tersebut nantinya akan dapat menghasilkan beberapa skor rata-rata yang nantinya akan dijadikan sebagai sebuah tolak ukur penetapan dari sebuah peringkat indeks. Mereka yang duduk pada peringkat 19 teratas dalam indeks tersebut juga dikategorikan oleh EIU The Economist sebagai sebuah negara dengan sistem pemerintahan yang menerapkan sebuah sistem demokrasi yang ada secara penuh. Dari total 167 negara yang tercantum dalam Indeks Demokrasi Dunia yang ada pada tahun 2017 versi dari Economist, berikut ini adalah negara yang paling demokratis di dunia.

Denmark

Kebebasan atas sebuah hak individu merupakan sebuah komponen utama yang menjadikan negara ini berada di peringkat 5 tertinggi dalam indeks EIU The Economist dengan skor 9,22 dari skor sempurna yaitu 10,00. Denmark juga merupakan salah satu negara yang memiliki sebuah skor tinggi yang ada dalam kesetaraan gender di berbagai aspek kehidupan manusia.

Seperti dari ekonomi, sosial, dan juga politik. Dan tak hanya itu negara ini adalah negara yang memiliki asas transparansi yang tinggi yang diterapkan oleh setiap lembaga pemerintahan dan parlemen untuk tururut menjadi salah satu sumbangsih.

Selandia Baru

Sejumlah aspek yang ada dan kemudian membuat negara tersebut sebagai negara yang duduk di peringkat 4 dalam indeks EIU The Economist yaitu adalah toleransi atas semua keberagaman yang tinggi di negara Selandia Baru. Dari segi kesetaraan gender tersebut, Selandia baru menjadi salah satu negara yang melibatkan perempuan untuk dapat terlibat dalam proses pemungutan suara yang ada pada setiap pemilu.

Penanganan baik yang sudah dilakukan pemerintah terhadap kelompok masyarakat asli juga menjadi sebuah aspek yang harus diapresiasi. Di negara ini keberfungsian pemerintah yang mempunk menjadi terwakilkan oleh kelompok masyarakat minoritas di dalam pemerintahan dan parlemen.Merupakan sebuah hal positif yang juga turut menjadi salah satu dari sumbangsih hal tersebut. Dalam indek tersebut, Selandia Baru adalah salah satu negara yang memiliki skor 9,26 dari skor yang sempurna.

Swedia

Seperti yang telah dikutip dari The Economist, Swedia ternyata memiliki skor 9,39 dan duduk pada peringkat 3 dalam indeks negara paling demokratis. Media AS juga mencatat, variabel proses elektoral dan pluralisme” negara sosialis tersebut memiliki sejumlah skor 9,58. Sementara, variabel yang berfungsi untuk pemerintahan” Swedia yang memiliki skor yaitu 9,64. Sebuah catatan positif yang juga muncul pada sebuah aspek kultur politik yang ada di Swedia yang kemudian menorehkan skor yang sangat sempurna.

Islandia

Selanjutnya negara yang satu ini juga merupakan negara terbaik dengan sistem demokrasi di dunia. Seperti pada kebanyakan negara yang ada di rumpun Nordik lainnya, Islandia adalah sebuah negara yang duduk di peringkat kedua indeks dengan skor 9,5. Negara tersebut adalah sebuah negara yang memiliki komitmen kuat pada sebuah kesetaraan sosial dan juga pada sebuah prinsip ‘memanusiakan manusia’ yang begitu komprehensif di berbagai macam lini kehidupan. Perempuan yang berhasil terwakili dengan baik di politik, masyarakat yang begitu antusias dan juga kemudian terlibat aktif dalam sebuah kehidupan berdemokrasi, dan sebuah kebebasan dijamin sangat baik oleh hukum.

Australia

Sebagai negara terbesar ke-55 di dunia dalam hal populasi, Australia juga ternyata menjadi salah satu negara yang merupakan negara terpadat di Oseania. Tiga kali lebih padat dari tetangganya, yaitu Papua Nugini (8,2 juta) dan 5 kali lebih padat juga dari Selandia Baru yang memiliki populasi (4,5 juta). Sebagai negara terbesar yang ke-6 di dunia, Australia memiliki kepadatan penduduk yang sangat rendah, yaitu hanya 3 orang per kilometer persegi, atau sama halnya dengan 7 per mil persegi. Ini menjadikannya Australia adalah salah satu negara dengan populasi paling sedikit di dunia. Beberapa kota yang bagian Australia bahkan berpenduduk kurang padat. Seperti yang ada di wilayah Utara, setiap kilometer persegi menampung hanya 0,2 orang. Sebagian besar populasi Australia terkonsentrasi oleh wilayah sekitar pesisir.

Norwegia

Seperti yang dikutip oleh The Economist menuliskan bahwa negara Norwegia adalah negara yang duduk dalam peringkat pertama dengan skor 9,87. Negara ini memiliki sebuah komitmen kuat yang ada terhadap demokrasi, bahkan, layak menyebut bahwa dirinya sebagai negara yang secara penuh menerapkan sebuah prinsip demokrasi’. Penyebabnya yaitu adalah; tingkat dari partisipasi politik yang sangat tinggi, dan juga keterlibatan aktif dari masyarakat yang ada di dalam kehidupan yang berdemokrasi, serta penjaminan serta mumpuni atas setiap aspek hak asasi manusia dan seluruh warga.

Bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia ternyata bertengger di posisi 68 dan tergolong dalam kategori negara dengan demokrasi yang cacat atau flawed democracies (rentang 20 – 76). Seperti yang dikutip juga dari The Economist Indonesia yang memiliki skor rata-rata yaitu 6,39.Media AS tersebut juga mencatat, variabel proses elektoral dan pluralisme yang ada di Indonesia memiliki skor 6,92. Sementara, untuk variabel keberfungsian pemerintahan yang ada di Indonesia memiliki sejumlah skor yaitu 7,14 — merupakan skor tertinggi dari total lima variabel dalam penilaian. Sementara itu variabel partisipasi politik atau kultur politik serta kebebasan sipil Indonesia yang memiliki sejumlah skor 6,67 5,63 dan 5,59.

 

The Economist yang menyebut bahwa posisi Indonesia berada dalam indeks tersebut dan sangat merosot tajam. Karena ada 20 puluh peringkat dari sebuah penghitungan sejak tahun 2016 menjadi sebuah noktah hitam tentang keberlangsungan demokrasi yang ada di Tanah Air. Penyebab dari sebuah kemerosotan tersebut kemudian menurut The Economist, dipicu oleh “Dinamika politik yang berlangsung pada Pilkada DKI Jakarta 2017, isu seputar mantan Gubernur DKI Jakarta yaitu Basuki Tjahaja Purnama, serta bangkitnya gerakan sosial-masyarakat yang berbasis keagamaan.

 

Itulah beberapa negara dengan sistem demokrasi terbaik yang ada di dunia. Ternyata negara Indonesia adalah negara yang memiliki sistem demokrasi yang cacat. Hal ini bukan tanpa alasan mengingat politik yang ada di Indonesia adalah sebuah hal yang bisa dibumbui oleh segala macamnya. Semoga Indonesia bisa menjadi negara yang menganut sistem demokrasi yang baik bagi warganya. Indonesia sendiri berada di urutan

, ,

[Top]

Menerapkan Demokrasi Dalam Pendidikan

Posted on September 15, 2020  in Blogging

Demokrasi merupakan salah satu asas yang diterapkan dalam kehidupan bernegara di Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, banyak negara lain yang juga menerapkan prinsip ini untuk menjamin standar hidup yang baik bagi segenap masyarakatnya. Prinsip ini dibangun untuk menciptakan keadilan dan kesamarataan dalam segenap masyarakat besar, tanpa memandang akan perbedaan dari antara mereka. Tidak hanya berlaku dalam urusan bernegara saja, banyak peran demokrasi juga perlu untuk diterapkan dalam skala yang lebih kecil seperti kehidupan berkeluarga, menempuh pendidikan, berorganisasi, hingga bekerjasama dengan orang lain dalam sebuah aktivitas atau bekerja.

Salah satu hal penting yang perlu untuk diterapkan prinsip demokrasinya seperti dalam hal mendasar dari hidup. Aktivitas paling utama dari hidup manusia seperti keluarga maupun tempat pendidikan memberi peran penting bagi membangun karakter hidup banyak anak sejak usianya masih kecil. Meskipun banyak dari mereka yang belum mengenal akan banyak hal dalam hidup, namun dengan mengajarkan akan pentingnya beberapa hal seperti demokrasi sebagai salah satunya mendukung perkembangan hidup mereka agar menjadi pedoman hidup bagi masa depan mereka kelak saat dewasa.

Beberapa hal dapat dipertimbangkan untuk lakukan dalam kegiatan belajar mengajar di agen sbobet terpercaya dan sekolah. Selain menegaskan aturan yang baik bagi sosok guru yang dianggap sebagai teladan oleh para muridnya, hal ini juga menjadi pertimbangan baik untuk meningkatkan standar hidup dari para penerus bangsa. Seperti yang sudah diketahui bahwa manusia tidak dapat luput dari melakukan aneka kesalahan dalam hidupnya. Berikut beberapa hal yang dapat dipertimbangkan dalam mendidik anak untuk memegang teguh prinsip demokrasi yang dapat diteladani contohnya bagi para anak-anak pelajar dari sosok guru yang mendidiknya di sekolah. Selamat menyimak topik pembahasan akan demokrasi dalam dunia pendidikan ini.

Buat Anak Tersebut Menjadi Sosok Subjek

Semua kalangan manusia selalu ingin dianggap menjadi seorang manusia. Terutama saat usianya sudah beranjak dewasa, pribadi atau karakter lain yang juga memiliki peran dalam proses belajar maupun mengajar yang dilakukan kedua belah pihak. Salah satu hal yang dapat diterapkan seperti dengan membuka kesempatan bagi anak didik tersebut dalam menyampaikan pendapatnya sebagai cara pelengkap dalam menjawab pertanyaan. Dengan menggunakan teknik ini, seorang murid akan didorong cara berpikirnya untuk menjadi lebih aktif dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Selain itu anak juga akan didorong untuk menjadi lebih bertanggung jawab dalam menyelesaikan suatu masalah atau mencari solusi yang perlu dilakukannya saat menghadapi suatu persoalan. Dengan mengusahakan agar masalah serupa tidak kembali dilakukan oleh anak tersebut mendorong tanggung jawab dalam diri para pelajar. Sehingga mereka akan lebih enggan untuk melakukan suatu hal. Ditambah lagi faktor kurang baik hingga kurang etisnya dilakukan suatu hal dalam dunia pendidikan membuat 

Belajar Berlapang Dada Menerima Kritik

Tentunya banyak orang tidak suka dalam menerima kritik. Sekalipun kritik itu dilakukan untuk tujuan yang baik seperti membangun karakter yang dikritik. Tapi selayaknya manusia yang hidup terus berkembang dan berusaha untuk menjadi lebih baik, tidak dapat luput dari kesalahan hingga kegagalan yang perlu dialami. Umumnya pihak yang lebih dewasa akan memiliki lebih banyak pengalaman dalam berjuang untuk mencapai keberhasilan dan kondisi yang terbaik. Para orang dewasa juga lebih memiliki banyak pengalaman sehingga tidak perlu lagi diajar akan hal-hal dasar yang sederhana.

Namun hal ini tidak menyatakan bahwa sosok orang dewasa yang lebih berusia lanjut akan selalu lebih baik dari mereka yang usianya lebih muda. Seringkali dalam beberapa kasus juga para kalangan orang dewasa ini tak luput dari kesalahan yang dilakukan. Sehingga dalam kondisi ini beberapa orang lain yang lebih muda dapat bersikap sebagai pihak yang menyadarkan akan kesalahan tersebut. Maka dari itu para sosok anak didik yang telah diajarkan bisa jadi sadar akan kesalahan tersebut. Sehingga mereka akan sontak menyatakan kesalahan yang dilakukan oleh gurunya kepada guru tersebut.

Hal ini merupakan bentuk kepolosan mereka yang merasa suatu hal yang benar dalam menyampaikan kesalahan tersebut. Anak kecil yang masih berusia muda umumnya belum banyak terpengaruh dengan watak orang yang negatif, dimana menginginkan suatu hal negatif untuk terjadi dalam hidup orang lain demi menjaga standar hidup yang baik bagi kepentingan mereka. Meskipun ungkapan teguran yang dilakukan oleh anak didik tidak selalu berarti hal yang pasti benar. Beberapa anak hanya mengutarakan hal tersebut sebagai bentuk rasa protesnya akan suatu hal.

Terapkan Prinsip Adil, Terbuka, Konsisten dan Bijaksana

Prinsip ini harus diterapkan secara terus menerus. Karena selain menjadi kewajiban dari sosok tenaga pendidik yang dijadikan contoh teladan oleh para muridnya, 4 hal ini merupakan sifat yang wajib dimiliki para guru. Salah satu contoh kasus dimana prinsip ini dapat diterapkan seperti dalam memberi hukuman bagi murid yang terbukti melakukan kesalahan. Tidak boleh ada perbedaan diantara para murid, apapun kondisi latar belakang dari kesalahannya maupun pihak anak yang melakukan kesalahan tersebut. Hanya karena ia anak yang lebih pintar atau lebih teratur dalam mengikuti segala peraturan yang ditetapkan di sekolah tidak membuatnya luput dari hukuman kecil saat ia melakukan pelanggaran tingkat yang ringan.

Hindari Ucapan Caci Maki Atau Memarahi Murid

Semua kalangan manusia tidak ada yang suka untuk dirinya dihina atau direndahkan sosok lain. Terutama jika hal tersebut dilakukan di depan para teman-temannya. Hal ini dapat membuat harga dirinya menjadi rendah dan tidak jarang juga sering membuat harga dirinya jatuh. Maka dari itu tindakan yang harus dilakukan oleh guru sangat berperan besar bagi mendidik karakter anak. Jika seorang guru memarahi anak didiknya dalam suara yang sangat lantang hingga sampai membentak bahkan memukul anak tersebut. Hal ini dapat mempengaruhi faktor psikis dari anak tersebut.

Bahkan beberapa anak lain dapat mencontohnya untuk dilakukan kepada teman di sekolahnya saat terjadi masalah di antara mereka. Berikut seputar informasi akan hal-hal yang harus dilakukan dan dihindari dari mendidik anak di sekolah yang perlu diperhatikan oleh para kalangan pengajar. Semoga informasi ini membantu dalam mengingatkan kembali hal-hal yang harus dilakukan dalam mengajar anak didik secara baik dan benar.

, ,

[Top]

Cara Mendidik Anak Dalam Berdemokrasi

Posted on September 14, 2020  in Blogging

Demokrasi merupakan salah satu istilah untuk menyatakan kebebasan dalam berbagai hal. Salah satu aspek yang sering mengalami demokrasi seperti contohnya dalam aturan hidup sebagai warga negara, serta kebebasan untuk hidup serta melakukan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan hidup. Untuk contoh seperti di Indonesia maupun beberapa negara lainnya yang mengutamakan akan faktor kebebasan bagi kalangan masyarakatnya, peran demokrasi memberi dampak besar bagi setiap kebijakan yang diterapkan. Bahkan selain sebagai faktor bernegara, di masa kini banyak orang menjadi lebih aktif dalam mengutamakan hak mengenai kebebasan dirinya. Sehingga metode ini mulai perlahan-lahan turut serta diajarkan kepada kalangan anak sejak usia dini.

Bagi kalangan aspek paling utama dalam hidup, keluarga tentu banyak memberi dampak bagi peran ini bagi mempersiapkan masa depan anaknya. Hal yang sebaiknya dilakukan dalam mendukung pemahaman anak akan pentingnya demokrasi tidak harus selalu berkisar hal-hal yang rumit. Sehingga akibatnya banyak orang tua menganggap hal ini baru perlu diajarkan kepada anak saat usianya telah cukup dewasa. Padahal sebenarnya pemahaman akan demokrasi ini dapat dimulai dari aktivitas sederhana seperti yang dialami sehari-hari. Seperti aneka macam hal dan perlakukan yang penting untuk dilakukan bagi anggota dari keluarga tersebut sebagai wujud saling menghargai dan membangun satu sama lain untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Tidak hanya hal-hal yang perlu dilakukan atau dikerjakan saja. Ada banyak juga hal yang perlu dihindari dalam mendidik cara berdemokrasi bagi anak. Seperti yang telah diketahui bahwa demokrasi itu bermakna sebagai kesamarataan dan kebebasan bagi seluruh orang untuk dapat bertindak. Dengan menanamkan pengertian ini sejak usia dininya, anak akan teringat untuk selalu bersikap adil dan tidak membeda-bedakan orang lain di sekelilingnya. Sehingga juga muncul rasa kepercayaan dan keterbukaan akan orang lain dalam hal yang positif. Maka dari itu untuk dapat mengetahui informasi lebih lanjut mengenai hal ini, mari kita simak topik pembahasannya yang dijelaskan pada artikel di bawah ini.

Beri Pengertian yang Tepat

Para anak tentunya harus selalu dididik dan ingatkan dalam segala hal. Terutama di usianya yang masih kecil banyak dari antara mereka yang seringkali tidak sengaja kerap mengulang kesalahan dengan melakukan aktivitas yang seharusnya tidak dikerjakan. Tidak dapat dipungkiri setiap anak akan melakukan hal-hal yang menjengkelkan bagi para orang tuanya. Beberapa orang tua menganggap hal ini sangat lumrah dilakukan anak-anak, sehingga mereka cenderung mengabaikannya. Padahal hal ini harus ditangani secara serius untuk menyadarkan kepada para kalangan anak tersebut akan kesalahan yang telah diperbuatnya.

Saat anak tersebut juga berusaha menyampaikan pendapat maupun pembelaan, juga jangan langsung menentang perlawanan dari anak tersebut. Karena pada dasarnya ia hanya tidak mau dianggap telah melakukan kesalahan bahkan sampai dihukum. Dalam hal ini pihak orang tua harus mengajarkan cara pandang yang baik kepada kalangan anak-anak tersebut agar mengetahui hal yang ingin disampaikan orang tua secara tepat. Hal ini mendapat pengaruh dari perubahan yang dialami akibat beberapa faktor seperti perkembangan zaman serta perbedaan antar generasi di antara kalangan orang tua dan anaknya.

Mendengarkan Dengan Melakukan Kontak Mata

Sekalipun berhadapan dengan anak yang usianya masih kecil, setiap pembicaraan maupun hal-hal yang dibahas harus dilakukan sambil saling berpandangan. Hal ini bukan untuk dianggap sebagai suatu hal yang canggung di antara orang tua dan anaknya. Namun semata-mata untuk mendorong rasa percaya dan saling menghargai di antara keduanya. Ditambah dengan faktor ekspresi yang mendukung secara kuat, maka usahakan untuk selalu serius dan tidak terkesan menanggapi perkataan atau tingkah laku anak sebagai suatu bahan tertawaan sekalipun pendapat anak tersebut agak sedikit terlalu lugu untuk kondisi yang terjadi di masa modern kini.

Sikap orangtua yang seperti menertawakan keluguan anak dapat ditangkapnya seperti sedang meremehkan anak tersebut. Hingga di skala paling parahnya dapat membuat para anak menjadi tidak percaya atau menghargai orangtua yang dirasa telah merendahkan mereka terlebih dahulu. Bahkan dalam kasus terparah yang dihasilkan rasa kebencian akan sosok orang tuanya dapat bertumbuh di hati dan pikiran anak tersebut, yang perlahan-lahan terus ditimbunnya sampai ia dewasa.

Beri Kesempatan Menjelaskan Sebelum Diberi Hukuman 

Sudah sangat wajar bagi orangtua untuk mengajar anaknya dan memberi hukuman kepada mereka jika dirasa salah. Namun akan lebih baik bila saat seorang anak melakukan kesalahan maka ditemukan inti permasalahannya terlebih dahulu. Dengan melakukan hal ini, anak tersebut dapat belajar akan kesalahannya dan tentu diharapkan untuk tidak mengulang permasalahan itu lagi di masa depan. Metode ini juga menjadi lebih bermanfaat dalam pola mendidik anak tersebut agak memiliki karakter yang lebih baik. Pola pendidikan karakter ini dianggap sebagai suatu hal yang positif karena anak tersebut akan merasa lebih didukung oleh orangtuanya dalam memiliki karakter yang baik, yang disertai dengan sejumlah manfaat utama seperti untuk kebaikan bagi mereka sendiri.

Metode penghukuman yang bisa dipilih juga sebaiknya dalam hukuman non verbal seperti pengurangan uang jajan, tidak membelikan barang yang diinginkan, tidak memberi hiburan seperti menonton bioskop atau bermain bagi anak tersebut yang dapat dilakukan hanya untuk membuatnya menyesal dan sedikit jera dalam melakukan tindakan yang salah. Jangan pernah menerapkan prinsip penghukuman yang membuatnya menderita secara fisik karena dapat mempengaruhi alam mental bawah sadar dari anak tersebut. Dalam jangka waktu panjang juga metode penghukuman ini dapat berdampak ke memupuk rasa benci dari anak tersebut kepada orang tua hingga sosok orang tua lain dalam hidupnya.

Hindari Kalimat Perintah yang Berintonasi Keras

Tentu banyak orang tidak suka untuk diperintah untuk melakukan suatu hal. Sekalipun jika perintah itu bertujuan untuk kebaikan bagi diri mereka. Sama halnya dengan anak, mereka akan lebih merasa nyaman untuk melakukan segala sesuatu jika pengucapan ‘perintah’ tersebut dilontarkan dalam kalimat minta tolong. Prinsip bahu-membahu dan tolong-menolong sudah ada di benak banyak orang. Dengan menyuruh anak tersebut untuk mengerjakan suatu hal dengan tambahan kalimat ‘tolong’ atau kalimat ajakan untuk membantu orang tua dalam melakukan suatu hal akan membuat mereka dapat berpikir dirinya sebagai sosok yang berharga dan memiliki peran dalam keluarga.

Sehingga jika diminta untuk melakukan hal tersebut atau menghindari tingkah laku tertentu yang kurang baik, dapat membuat mereka merasa lebih dihargai dan dianggap telah cukup dewasa untuk dipercayakan tanggung jawab dalam hidupnya. Demikianlah gambaran dari cara mendidik anak dalam berdemokrasi secara baik dan sesuai. Diharapkan pembahasan artikel ini dapat bermanfaat, memberi wawasan yang membangun serta bermanfaat untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari anda. Sampai bertemu di lain waktu dalam topik pembahasan seputar hal-hal lainnya.

, ,

[Top]