Sejak negara Indonesia terlahir sebagai sautu negara kemerdekaan pada tanggal 17 Agustua’45, Indonesia sendiri sudah menetapkan untuk menganut paham demokrasi dalam ajaran di kehidupan dalam bernegara. Paham demokrasi ini memang dianut oleh Indonesia tidak hanya berlaku pada bidang sosial saja atau hukum, namun terhadap bidang politik. Dimana saat ini dikenalnya dengan sistem politik berdemokrasi.

Pada artikel ini, kita akan sedikit memberitahu mengenai sistem politik demokrasi sebelum kalian dengan benar melakukan pembukaan suara terhadap adanya suatu demokrasi.langsung saja kalian cek artikep selengkapnya di bawah ini.

Arti Dari Sistem Politik Demokrasi

Warga negara atau rakyat memiliki peranan dalam menyelenggarakan sistem politik di negara ini. peranan ini menyangkut atas pengembangan lembaga-lembaga politik yang formal baik beroperasi di daerah lokal maupun juga berlokasi di daerah pusat. Sistem demokrasi politik ini sendiri merupakan sistem yang memberikan perlakuan sama kepada semua anggota kelompoknya, baik ini mayoritas maupun minoritas, di dalam hak dan juga kemampuannya masing-masing mereka adil ikut serta dalam penyelenggaraan pemerintahannya.

Ciri-Ciri Terhadap Sistem Politik Demokrasi

Bahwasannya, pada setiap negara berdemokrasi pasti memiliki beberapa ciri yang wajib diketahui. Sehingga nantinya dunia politik ini terhindar dari para diktator yang menggunakan jabatannya hanya sebagai kekuatan kekuasaan dengan sekewenang-wenangannya. Salah seorang ahli yang memiliki nama Bingham Powel Jr mengatakan bahwasannya sistem Politik demokrasi ini memiliki 5 ciri yakni ;

  • Legitimasi pemerintahannya itu didasarkan pada peng-Klaiman bahwasannya pemerintah tersebut mewakili keinginan dari rakyatnya.
  • Pengaturan yang didasarkan pada pengorganisasian perundingan “ Bargaining” untuk memperoleh suatu Legitimasi yang dilaksanakan melalui pemilu yang kompetitif.
  • Sebagian dari orang dewaas ini dapat ikut serta atas proses pemilihan maupun sebagai calon untuk nantinya mendudukin jabatan yang penting dalam pemerintahan.
  • Penduduk atau rakyat atau warga nantinya bisa memilih tanpa adanya paksaan dan secara rahasia.
  • Masyarakat hingga pemimpin nantinya akan menikmati hak-hak dasar seperti halnya kebebasan berbicaha, berkumpul serta berorganisasi dalam kebebasan pers.

Dengan danya ciri inilah kita jadi mengerti bahwasannya sistem politik berdemokrasi harus terlaksana seimbang antara rakyat dengan wakil rakyatnya dengan sama-sama saling berpegang teguh pada prinsip utama dari berdemokrasi.

Prinsip-Prinsip Pada Sistem Politik Berdemokrasi

  • Memiliki perubahan didalam mekanisme politik yakni antara kehidupan politik pemerintah dan juga kehidupan politik bermasyarakat.
  • Memiliki pengawasan terhadap administrasi negara.
  • Peradilan atau hukum yang bebas tidak adanya yang memihak pada satu golongan saja nantinya.
  • Memiliki perlindungan atas hak-hak dasar manusia atau bisa disebut juga dengan HAM.
  • Peraturan atau juga kebijakan yang diberikan oleh pemerintah ini dibuat oleh suau badan perwakilan politik tanpa adanya paksaan maupun ancaman dari lembaga pemerintah lainnya.
  • Untuk pejabat pemerintah yang nantinya terpilih ditempatkan pada posisi dan departemen yang memang sesuai dengan kemampuannya.
  • Jika nantinya terjadi suatu pertikaian atau kericuhan dalam lembaga politiknya, maka akan dilakukan cara penyelesaian dengan cara dama bukan secara kompromi.
  • Diberikan jaminan terhadap kebebasan Indovidu namun, tetap adanya disertai dengan batasan-batasan tertentu seperti kebebasan pers.
  • Penerapan dan juga pelaksanaan UUD yang demokratis.
  • Persetujuan merupakan salah satu prinsip yang memang sangat penditng dalam sistem politik demokrasi ini khussunya si dalam menetapkan suatu keputusan yang menyangkut akan kepentingan umum.

Mekanisme Dalam Sistem Politik Demokrasi

Pastinya di dalam pelaksanaanya itu dibutuhkan mekanisme yang memiliki komponen-komponen yang memiliki pengaruh terhadap adanya suasana kehidupan berpolitik dari negara tersebut. untuk komponen yang terdapat didalamnya yakni :

  • Komponen Suprastruktur Politik “The Govermental Political Spere” yakni lembaga pemerintahan atau alat perlengkapan bagi negara.

 

  • Komponen Infrastruktur Politik “ The Social Political Spere “ yakni lembaga kemasyarakatan.

Keduanay ini sendiri memiliki peran sama dalam penyelenggaraan sistem pemerintahan yakni didalam perumusan kebijakan pemerintahan serta didalam perumusan Undang-Undang. Serta untuk Infrastrukturnya ini sendiri merujuk terhadap lembaga kemasyarakatan yang berperan dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintah secara langsung yaitu dengan lembaga pengawasan pemerintah.

Demikianlah sedikit hal yang wajib kalian ketahui mengenai sistem politik berdemokrasi sebelum nantinya kalian sebagai rakyat langsung terjun menyuarakan diri dalam bentuk demokrasi yang salah bukan benar.