elecodelospasos.net

Cara benar dalam Bermain Togel Online

Pemerintahan Demokratis Pertama di Kota Athena

Posted on May 4, 2021  in demokrasi

Kalau kalian tertarik dengan mitologi Yunani kuno, pasti kalian tidak akan asing dengan kota Athena. Konon katanya, nama kota Athena ini berasal dari kompetisi antara Dewi Athena dan juga Dewa Poseidon dalam memberikan nama yang akan menjadi pelindung bagi kota tersebut. Dewi Athena menghadiahkan pohon buah zaitun kepada penduduk, sementara Dewa Poseidon memberikan air mata asin. Pemberian Dewi Athena yang lebih berharga tersebut pada akhirnya membuat nama sang Dewi Athena dijadikan nama kota kuno di Yunani.

Namun selain dikenal dengan julukan “Kota Para Dewa” tahukah kalian bahwa sejarah mencatat bahwa Athena sebagai tempat yang dimana pemerintahannya demokrasi muncul pada pertama kali di dunia? Berikut penjelasannya.

 

Sejarah Pemerintahan Demokrasi Athena

Athena, bersama Sparta, adalah kota-negara paling utama dalam sejarah Yunani. Orang-orang Athena telah menyingkirkan para raja dan tiran, menggulingkan kekuasaan para bangsawan, hingga menciptakan pemerintahan demokratis pertama di dunia ketika menjelang 500 SM. Ketika Perang Persia (499-479 SM) berakhir, sejarah Yunani selama setengah abad berpusat di Athena. Di masa itu, Athena adalah kota terpadat di antara kota-kota Yunani lainnya. Penduduk Athena sangat aktif dan berwibawa sebagai dampak dari keberhasilan Agen Sbobet Terpercaya mereka mengalahkan Persia. Bahkan Herodotus, salah satu sejarawan Yunani Kuno, menyebut penduduk Athena sebagai penyelamat Yunani dengan berkata, “Didampingi para dewa, mereka mengusir penyerbu”.

Reformasi Solon dan Kebangkitan Demokrasi di Athena

Athena memerintah dengan kekaisaran, namun mereka melakukannya dengan demokratis. Demokrasi adalah kontribusi Yunani, khususnya Athena, untuk peradaban manusia. Athena paham bagaimana ketidakadilan malah menjadi ‘norma’ bagi raja, tiran, ataupun aristokrasi yang memiliki hak istimewa. Karena itu, Athena mengusahakan setiap penduduk bebas, baik kaya maupun miskin, bangsawan maupun orang biasa, agar berkesempatan memiliki jabatan di pengadilan serta berpartisipasi dalam pembuatan undang-undang. Kala itu, pusat demokrasi Athena adalah majelis rakyat. Semua penduduk yang telah mencapai usia 21 tahun adalah anggota majelis rakyat. Namun jumlah anggota majelis rakyat yang datang saat pertemuan jarang melebihi 5.000 orang, dikarenakan banyak penduduk Athena yang tinggal di luar dinding di distrik Attica. Pertemuan majelis rakyat diatur setiap 8 atau 9 hari di lereng bukit yang bernama Onyx.

 

Cara Menyelesaikan Persoalan Perdamaian di Athena

Rakyat akan mendengarkan dahulu sejumlah pidato sebelum memberikan suaranya, yang biasanya dilakukan dengan menunjukkan tangan di atas kitab undang-undang di hadapan mereka. Dengan cara inilah penduduk Athena menyelesaikan semua persoalan tentang perang dan perdamaian, pengiriman ekspansi militer atau angkatan laut, pemberian sanksi atas pengeluaran publik, hingga pengendali atau kontrol umum atas masalah-masalah lainnya di Athena.

Athens, Dunia Moden Dan Malaysia: Apakah Natijah Demokrasi?

Demokrasi mencapai kejayaannya di masa Athena Kuno karena rakyat memerintah secara langsung. Setiap penduduk bisa berperan aktif dalam politik. Pemerintahan semacam ini berjalan dengan baik di kota-negara yang kecil. Namun bahkan di Athena sendiri, demokrasi nyatanya didasarkan pada aturan kelas atau golongan. Tidak semua orang bebas adalah warga negara. Hukum Athena membatasi status penduduk hanya untuk orang-orang bebas yang merupakan anak dari ayah Athena dan ibunya seorang Athena juga. Akibatnya, ribuan pedagang dan tukang batu atau tukang kayu asing yang tinggal di Athena tidak bisa ambil bagian dalam pemerintahan.

Terlepas dari kehidupan politiknya, kota Athena menjadi pusat perdagangan Yunani. Kekayaan Athena membuat mereka bisa menghias kota tersebut dengan banyak patung dan bangunan berseni. Acropolis merupakan bukit batu curam tempat dimana sebagian besar monumen indah dibangun. Akses menuju Acropolis adalah melalui pintu gerbang besar, atau Propylaea, dengan patung besar Dewi Athena dari perunggu di dekatnya.

 

Peninggalan Kesenian dari Kota Athena

Orang-orang Athena juga membangun tempat pertunjukan terbuka di salah satu sudut Acropolis untuk festival dewa Dionysus. Teater tragedi dan komedi yang dihasilkan para penulis Athena menjadi jenis kesusastraan baru, yakni drama. Prosa Yunani semakin dikembangkan oleh para orator yang tumbuh subur di Athena yang demokratis. Di samping itu, peradaban Athena juga menciptakan filosofi dengan tokoh paling terkenal adalah Socrates dan Plato. Pemikiran serta karya mereka begitu mendalam hingga terus mempengaruhi spekulasi filosofis di era saat ini.

Syrzia win may land pharma with more Greek debts, analyst

Berbagai peninggalan kesenian, kesusastraan, oratori, dan filosofi bahkan demokrasi Athena masih terus hidup di dunia; tak tertandingi dan sangat menginspirasi. Maka tidaklah berlebihan ketika Pericles, salah satu negarawan, menyombongkan Athena pada abad 5 SM. Sayang, sama halnya seperti peradaban dunia lainnya yang tercatat dalam sejarah, kota Athena pada akhirnya mengalami kemunduran. Perang Peloponnesian di tahun 431 SM yang awalnya pecah antara Athena dan Sparta mengarah pada disintegrasi bangsa Yunani. Kemunduran negara-kota Yunani pun semakin tampak dengan munculnya pengaruh Macedonia yang kemudian berperang untuk merebut kekuasaan atas bangsa Yunani.

Kisah kota Athena di atas hanyalah titik awal dari lahirnya demokrasi yang kini kita kenal. Nilai-nilai demokrasi tersebut berevolusi dari waktu ke waktu hingga saat ini, dan menjadi sistem pemerintahan modern yang digaung-gaungkan ke seluruh negeri. Pastilah kalian semua sudah tidak asing dengan istilah sistem demokrasi yang selalu kita temui di buku IPS atau Kewarganegaraan selama masa sekolah. Maka bukankah Athena, sebuah kota kecil yang sekarang merupakan ibukota Yunani ini, tidak pernah gagal dalam membuat kita terpana dengan segala goresan tinta sejarah serta warisan peradabannya yang menakjubkan?

 

Demokrasi Athena berumur pendek

Sejarah demokrasi - Wikiwand

Di sekitar 550 BC, demokrasi didirikan di Athena, menandai pergeseran yang jelas dari sistem pemerintahan sebelumnya. Mencapai puncaknya antara 480 dan 404BC, ketika Athena tak dapat disangkal lagi adalah penguasa dunia Yunani. Namun Zaman Keemasan ini berumur pendek, dan setelah menderita kerugian besar selama Perang Peloponnesia, Athena, dan sisa Yunani, ditaklukkan oleh kerajaan Makedonia pada abad XMAS X SM, yang menyebabkan kemerosotan rezim demokrasinya.

 

Demokrasi di Athena Kuno lebih seperti klub tuan-tuan

Untuk waktu yang lama, demokrasi di Athena adalah semacam sistem politik elitis, hanya untuk orang-orang kaya yang pernah bertugas di militer. Kemudian, hak suara diperpanjang untuk semua pria Athena di atas usia 20, yang berjumlah sekitar 10 persen dari populasi. Dengan demikian, para budak dan wanita tidak pernah diizinkan berbicara dalam masalah ini. Bukit Nyx, Athens. Onyx digunakan untuk majelis populer di Athena sedini 507 BC, ketika reformasi Cleisthenes mentransfer kekuatan politik ke warga negara.

 

Athena bukan negara kota Yunani pertama yang menerapkan demokrasi

Legenda Athena, Kota yang Menjadi Rebutan Dewa di Yunani

Athena jauh dari negara-kota Yunani pertama yang mencoba menerapkan demokrasi. Negara-kota Sparta juga berfungsi sebagai bentuk demokrasi, antara 50 hingga 200 tahun sebelum saingannya di Athena. Namun, Sparta adalah monarki dengan dua raja yang berkuasa pada saat yang sama, tetapi konstitusinya membatasi kekuasaan mereka. Selanjutnya, negara-kota Peloponnesia memiliki Dewan Tetua dan juga sebuah gubuk yang lebih rendah yang didirikan untuk mewakili kepentingan rakyat. Perempuan juga menikmati hak yang tidak pernah terdengar di tempat lain, meskipun mereka tidak dapat memilih. Tentu saja, rezim militer negara yang terkenal kejam dan sistem perbudakannya yang kejam adalah hal yang paling kita ingat hari ini.

, , ,